Minggu, 18 Mei 2014

Assalamu'alaikum Wr.Wb
Kali ini yusuf kasih info cover lagu dari penyanyi penghuni www.soundsloud.com dia meng-cover lagu dari penyanyi dangdut nan sexy Jualia Perez, monngo didengarkan dan didownload :D
https://soundcloud.com/mmyusuf77/sets/kak-rijha-nasrullah-aku-rapopo
MAKALAH MANAJEMEN PERKANTORAN DALAM DUNIA BISNIS
 
 
 
images (1).jpg
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
DISUSUN OLEH:
MUHAMAD MAULANA YUSUF
AI AISYAH
LINAWATI
FITRIA ARYANI
SITI SOPIAH
ROMI SAPUTRA
A.    Pendahuluan
   Perkembangan ilmu administrasi perkantoran memperoleh kelanjutannya dalam dunia pendidikan dan pengajaran.Dengan telah terhimpunnya segugusan pengetahuan yang teratur mengenai berbagai kerja ketatausahaan dan administrasi perkantoran ,maka pengetahuan itu lalu diajarkan pada lembaga-lembaga pendidikan atau dipelajari oleh pegawai-pegawai kantor dalam usaha-usaha penatran seperti kursus dinas atau latihan-latihan jabatan.
B.    Pengertian Administrasi Perkantoran dalam Dunia Bisnis
 
Pengertian administrasi perkantoran adalah proses pengawasan pengoperasian kantor secara rutin dan terus menerus. Administrasi perkantoran seringkali sulit dibedakan dengan tata-usaha perkantoran, karena memiliki beberapa persamaan seperti:

Berperan penting dalam melayani tugas pokok perusahaan secara umum
Bertujuan untuk mengumpulkan dan menyediakan segala macam data dan informasi yang berguna
Mendukung perkembangan perusahaan secara menyeluruh

Walaupun begitu, sebenarnya tata-usaha perkantoran masih menjadi bagian dari administrasi perkantoran. Tepatnya adalah bagian terkecil yang melibatkan pegawai rendah dengan ketrampilan praktis seperti mencatat, mengetik, menyortir, menyimpan arsip, dan sebagainya.

Untuk lebih memahami pengertian administrasi perkantoran, coba simak tugas – tugas dari seorang pegawai administrasi perkantoran berikut ini:


Komunikasi

Komunikasi disini bisa berupa email, telepon, atau bahkan bertemu secara langsung. Sebagai pegawai administrasi perkantoran, terkadang Anda diperlukan untuk berbicara dengan pihak luar mewakili perusahaan. Untuk itu, Anda harus memiliki kemampuan berkomunikasi yang baik. Anda juga harus menguasai semua informasi yang ada di perusahaan. Pegawai administrasi perkantoran yang biasa mendapat tugas semacam ini adalah pegawai dengan level tinggi, misalnya setingkat manager atau direktur.
Melayani Customer

Terkadang ada customer yang memerlukan informasi lebih lanjut tentang perusahaan, terutama tentang produk atau jasa yang ditawarkan. Hal ini mestinya tidak akan menjadi masalah jika Anda bisa berkomunikasi dengan baik. Namun terkadang, customer ingin menyampaikan komplain ketika mereka menghubungi pihak perusahaan. Inilah yang terkadang menjadi tantangan khusus untuk Anda. Disini, Anda harus melatih kesabaran dan kemampuan memahami kebutuhan customer. Tugas melayani customer biasanya dipegang oleh divisi customer service atau public relation.
Pendataan

Dalam menjalankan suatu bisnis, tentunya ada banyak data dan informasi yang terbuat dan terkumpul. Adalah tugas pegawai administrasi perkantoran untuk memilah data – data tersebut, menyusunnya secara sistematis, mengupdatenya secara rutin, menyimpannya dengan rapi, dan menyediakannya kepada pihak lain ketika dibutuhkan. Pendataan yang bersifat sederhana biasanya dikerjakan oleh bagian tata usaha atau karyawan dengan level rendah seperti staff.
Pengorganisasian

Salah satu bagian tugas dari administrasi perkantoran adalah mengorganisir setiap karyawan yang terlibat dalam suatu proyek atau proses produksi. Tugasnya meliputi mengawasi dan membimbing karyawan rendah, mengerjakan tugas dari atasan, memonitor jalannya proyek atau proses produksi agar berjalan sesuai rencana.

Setelah membaca uraian di atas, semoga sekarang Anda sudah bisa memahami pengertian administrasi perkantoran di dalam dunia bisnis beserta peranan yang dibawanya.
Manajemen Perkantoran
Sebagaimana kegiatan-kegiatan lainnya kegiatan perkantoran perlu direncanakan, diorganisasikan, dogerakkan semua sumber daya yang terlibat atau dilibatkan, perlu diawasi serta dikendalikan sebagik-baiknya. Dalam terminologi tidak selalu para ahli memberikan rumusan yang sama.
 
The Liang Gie (1995:2-4) mengutip beberapa perumusan pengertian manajemen perkantoran dari para ahli, antara lain sebagai berikut:
Arthur Grager “Office management is the function of administering the commonication and record service of an organization” (Manajemen Perkantoran adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komonikasi dan pelayanan waktu dan suatu organisasi)
 
William Leffingwell & Edwin Robinson “Office management as e function, is the branch of the art and science of management which is concerned with the effecient performance of office work, whenever and wherever that work is to be done” (Manajemen perkantoran sebagai sesuatu fungsi adalah cabang dari seni dan ilmu manajemen yang berkenaan dengan pelaksanaan pekerjaan perkantoran itu harus dilakukan).
 
Hal Nourse “It seems to me that office management in the broather sense might embrance, not only the generally accepted service function, but also the arise og functional control administrative direction of most clerical and paperwork”. (manajemen perkantoran dalam arti lebih luas dapat mencakup tidak hanya fungsi-fungsi pelayanan perkantoran yang telah diterima pada umumnya, melainkan juga bidang-bidang mengenai kontrol fungsional dan pengarahan administratif terhadap kebanyakan pekerjaan kertas dan tulis).
 
George Terry “Office management can be defined as the planning can defined as the planning, controlling, and organizing of office work, and actuating those performing is so as to achieve the predetermined objective it deals with the life cycle of bussiness information, and retention, if of permanent value, of destuction if absolute. (Manajemen perkantoran dapat didefinisikan sebagai perencanaan, pengendalian, dan pengorganisasian pekerjaan perkantoran, serta menggerakkan mereka yang melaksanakannya agar mencapai tujuan-tujuan yang telah ditentukan terlebih dahulu ini bersangkut paut dengan peredaran hidup data dan keterangan perusahaan dari sejak penciptaannya melalui pemeliharaan, penyebaran dan penyimpanannya kalau memiliki nilai tetap atau pemusnahannya kalu usang).
 
Setelah mengemukakan rumusan dari beberapa ahli, The Liang Gie kemudian mengemukakan rumusannya mengenai manajemen perkantoran.
 
Dia mengatakan:
Pada pokoknya manajemen perkantoran modern merupakan rangkaian aktivitas merencanakan, mengorganisasikan (mengatur dan menyusun), mengarahkan (memberikan arah dan petunjuk), mengawasi, dan mengendalikan (melakukan kontrol) sampai menyelenggarakan secara tertib sesuatu hal. Hal atau sasaran yang terkena oleh rangkaian kegiatan itu pada umumnya ialah office work (pekerjaan perkantoran)”.
 
Dari berbagai rumusan mengenai manajemen perkantoran, jelas yang terkandung di dalambya meliputi rangkaian kegiatan:
Tata penyelenggaraan;
Pelaksanaan secara efesien;
Pengendalian, pengawasan dan pengarahan
Perencanaan, pengendalian, pengorganisasian, dan penggerakan.
 
Oleh karena itu, secara ringkas manajemen perkantoran sebagai cabang seni dan ilmu manajemen dapat dirumuskan pengertiannya sebagai rangkaian kegiatan perencanaan, pengorganisasian, penggerakan, dan pengawasan serta pengendalian pekerjaan-pekerjaan perkantoran.
 
Namun demikian, perlu kita perlu sadari bahwa cakupan kegiatan perkantoran tidak hanya kegiatan perkantoran tersebut, antara lain misalnya mengenai pegawai kantor, biaya perkantoran, prosedur dan metode perkantoran, serta lain-lain.
 
Perkantoran administrasi dan manajemen umumnya dianggap sebagai kata-kata sepadan, hal itu misalnya hal itu ditegaskan oleh salah satu terbitan Perserikatan Bangsa-Bangsa  (PBB) sebagai berikut:
The terms Adminsitration and Management are more being used synonymously. While the terms administration has been applied more to the counduct of public affairs and the terms manajement more to thet off bussiness interprise, there has been tedency in recent is recent time for management to be use to a grater degree in public affairs”
(Istilah-istilah Administrasi dan manajemen makin lama makin banyak digunakan secara satu arti. Walaupun istilah Administrasi telah diteranpkan lebih banyak bagi tindakan dalam urusan-urusan negara dan istilah manajemen lebih banyak pada urusan-urusan perusahaan, pada waktu akhir-akhir ini terdapat kecendrungan untuk manajemen dipergunakan dalam derajat yang luas bagi unsur-unsur negara) Konsepsi tata usaha sebagai pekerjaan perkantoran yang intinya adalah tugas pelayanan merupakan rangkaian yang terdiri dari 6 (enam) aktivitas yaitu:
Menghimpun, yaitu kegiatan-kegiatan yang mencari dan mengusahakan tersedianya segala keterangan yang tadinya belum ada atau berserakan dimana-mana sehingga siap untuk dipergunakan bila diperlukan.
Mencatat, yaitu kegiatan yang berhubungan dengan berbagai peralatan tulis yang diperlukan sehingga terwujud tulisan yang mudah dibaca, dikirim dan disimpan, termasuk dengan alat rekam suara atau film di era modern.
Mengolah, yaitu bermacam-macam kegiatan mengerjakan keterangan-keterangan dengan maksud agar mudah untuk digunakan.
Mengganda, yaitu kegiatan memperbanyak dengan pelbagai cara dan alat sebanyak jumlah yang diperlukan.
Mengirim, yaitu kegiatan menyampaikan dengan berbagai cara dan alat dari satu pihak kepihak lain.
Menyimpan, yaitu kegiatan menaruh dengan berbagai  cara dan alat ditempat tertentu yang aman.
C.     Hal-hal lain yang Berhubungan Dengan Urusan Kantor
Didalam sebuah buku yang berjudul Office Systems and Administration (Betty L. Schroeder And Diane Routhier Graf), dapat diuraikan administrasi kantor meliputi:
1.    Office Technology
2.    Office Administration
                                 I.           Office technology Mencakup antara lain:
1)    Data/ Information Processing, memproses data dan technologynya.
2)    Word/Information Processing
3)    Communication Technology, meliputi telephone, telecommunication, teleconferencing, dan lain-lain.
4)    Rcords Management Technology, Computer systems
5)    Reprograpichs Technology, Copying, Duplicating, The legal Aspect of Reprograpich.
6)    Software and Hardware.
7)    Ergonomics.
1.    Office Administration mencakup antara lain:
1)    Business Travel;
2)    Records Management;
3)    Reference Materials,
4)    Conference and Meeting;
5)    Information Distribution;
6)    Document Production;
7)    General office Prosudures
8)    Written comunication;
9)    Oral Comunications.
1.    a.     Ergonomics
Ergonomics adalah suatu studi ilmiah tentang hubungan karyawan dengan lingkungan fisik termasuk didalamnya hubungan dengan kantor dan segala peralatan serta sistem yang digunakan.
Dengan adannya ergonomics dapat diciptakan melalui beberapa faktor seperti desain perabot kantor, tata letak, teknologi perkantoran, suasana halaman kantor, batas penyekat ruangan, dll.
Faktor Ergonomics dilihat dari segi:
Efek Psikologis: Perabot kantor dan perlengkapan, cahaya, ventilasi, kondisi temperatur dan faktor suara.
Efek Phisiologi: Ukuran tinggi, tata letak.
Efek Sosiologis: Adanya peneglompokan kerja, pembentukan tim, pembentukan sosialisasi.
D.    Kesimpulan
perkataan kantor adalah lebih diartikan  sebagai tempat atau ruangan dan proses kegiatan penanganan data/informasi. Dalam hubungan ini yang dimaksud dengan penanganan adalah pengumpulan, pencatatan, pengolahan, penyimpanan dan pendistribusian atau penyimpanan data/informasi. Dari berbagai rumusan mengenai manajemen perkantoran, jelas yang terkandung di dalambya meliputi rangkaian kegiatan: Tata penyelenggaraan; Pelaksanaan secara efesien;Pengendalian, pengawasan dan pengarahan Perencanaan, pengendalian, pengorganisasian, dan penggerakan.
Berdasarkan rumusan masalah yang diambil, maka dapat disimpulkan sebagai berikut:
 
1.    Istilah administrasi perkantoran dan manajemen perkantoran yaitu mempunyai pengertian yang sama.Dua pengertian ini juga dipertegas oleh PBB (1969) bahwav keduanya memiliki pengertian yang sama, meskipun biasa istilah administrasi itu lebih banyak digunakan dalam suatau Negara, sedangkan manajemen lebih banyak digunakan oleh perusahaan.
2.    Fungsi administrasi perkantoran digunakan sebagai saran untuk menjalankan sebuah perusahaan dimana membutuhkan kantor sebagai tujuan pokok usaha yang mencakup aktifitas pengawasan serta untuk menjalankan roda ekonomi suatu perusahaan dimana kantor mengurusi semua administrasi diantarannya pembayaran gaji pegawai, anggaran belanja  dan lain-lain. Fungsi tersebut antara lain mencakup :
o    Manajemen dan pengarahan
o    Tata laksana/penyelenggaraan
o    Pelaksana secara efisien
o    Manajemen
o    Pengawasan
o    Pengendalian dan pengawasan
o    Pengarahan dan pengawasan
o    Pengarahan
o    Perencanaan, pengendalian dan pengorganisasian.


TERIMAKASIH *:) senang

Jumat, 11 April 2014

Administrasi Perkantoran



Administrasi perkantoran

Konsep dasar administrasi


Pengertian Administrasi             

  • Menurut Bahasa terbagi menjadi 2: 
                        1. Inggris (Administstion) = megatur menagement
                        2. Belanda (Adminisstrate) = Pembukuan/ketatausahaan (Office work)                                                                                                                                             
                Jadi, menurut bahasa administrasi adalah pengaturan yang bersifat katatausahaan 
  •    Menurut Istilah terdiri dari 2 pengertian:
Ø  Menurut George Terry: Suatu kegiatan yang berkaitan dengan proses pengubahan informasi/ keterangan yang bersifat tulisan yabg dapat di manfaatkan dalam suatu organisasi.
Ø  Menurut tata bahasa Indonesia : Suatu kegiatan yang secara sistematis dalam proses pengumpulan, pengolahan, penggandaan, pencatatan, pengarsipan dan pengiriman dalam suatu kegiatan kerja untuk menghasilkan keterangan atau informasi dalam mencapai tujuan suatu organisasi.

    Konsep Administrasi

      Berdasarkan penretian administrasi tata bahasa indonesia terhadap 6 konsep :
  1. Menghimpun: Kegiatan mengadakan,mengumpulkan dan mengelompokan data-data                informasi/keterangan untuk di jadikan sebagai bahan/sumber kegiatan kerja.
  2. Mencatat: Kegitan mengubah suatu data/informasi kedalam bentuk tertulis secara manual/elektronik.
  3. Mengolah: Kegiatan memproses data atau informasi yanh sama dngn kebutuhan dan fungsinya untuk suatu kerja.
  4. Mengadakan: Kegiatan membuat suatu data/informasitisama dengan aslinya baik secara manual/elektronik dalam jumlah yang lbh banyak.
  5. Menyimpan/mengarsipkan: Kegiatan menata dan mengatur data atau informasi dalam suatu tempat dengan aturan tertentu sesuai dengan fungsi kegiatan kerja.
  6. Mengirim: Kegiatan memindahkan data atau informasi darin suatu pihak kepihak lain.
 Unsur-unsur administrasi suatu organisasi:
  1. Organisasi atau intansi, wadah/tempat di selenggarakannya pengadministrasian.
  2. Personal: Pelaku baik seseorang atau sekelompok orang yang melaksanakan tugas-tugas pengadministrasian.                      
  3. Aktivitas: Bentuk-bentuk kegiatan kerja yang di laksanakan sebagai objek administrasi.
  4. Proses: Pengaturan semua unsur administrasi untuk efektivitas kegiatan kerja.
  5. Sarana dan prasarana: Alat kelengkapan yang digunakan dalam membantu kelancaran administrasi.
  6. Tujuan: Penentu keputusan dalam perencanaan administrasi supaya lbh terarah:Kerja, waktu, alat.

 Fungsi-fungsi Administrasi 

  • Pengertian Fungsi Administrasi  adalah serangkaian kegiatan pelaksanaan bentuk-bentuk pekerjaan dan tanggung jawab administrasi secara susun sistematis dan bertahan untuk epektivitas pencapaian tujuan kerja.
  • Jenis-jenis fungsi administrasi di bagi menjadi 6 bagian:
  1. Planning(Perencanaan)  Yaitu segala hal aktivitas yang akan di laksanakan.   
  2. Organizing( Pengorganisasian) Yaitu pengelompokan atau pembagian dari semua aspek dalam kegiatan administrasi.
  3. Actuating(Pelaksanaan) Yaitu kegiatan dalam melaksanakan kegiatan-kegiatan administrasi secara personal.
  4. Motivating(Penggerak) Yaitu berbagai aspek atau faktor yang dapat mempengaruhi kualitas kerja.
  5. Controling(Pengawasan) Yaitu suatu kegiatan untuk mengetahui segala hal yang berkaitan dengan kegiatan kerja.                                                                                                                     
  6. Evaluting(Penilaian) Yaitu suatu aktivitas untuk mengetahui sejauh mana hasil suatu pekerjaan.
  • Peranan fungsi administrasi dalam suatu organisasi
           Peranan-peranan  tersebut diantaranya:
  1. Memberikan kebijakan dalam merencanakan  suatu kegiatan kerja.
  2. Mempoluskan pada efektivitas dan efensiensi suatu  pekerjaan.
  3. Memberikan peluang terhadap personal untuk mengembangkan dan membuat inovasi.
  4. Dapat membantu pencapaian tujuan sacara maksimal.
  5. Dijadikan sebagai daya dukung dalam perkembangan dan kemajuan suatu organisasi.

                Tugas Dan Tanggung Jawab Administrator     

A. Rincian pekerjaan Administrator

                   Administrasi peranan nya meliputi 6 aktivitas yaitu: perbuatan yg mengarah pada proses,  menghimpun, mencatat, mengolah, mengadakan, mengirim, dan menghimoun keterangan.
Ø  Menurut George terry pekerjaan administrator dapat di kelompokan menjadi 7 golongan:
  1.  Typing(mengetik)                 : 24,6% | komputer
  2.  Calculating(menghitung)      : 19,5% | MTK
  3. Checting(memeriksa)            : 12,3% | Teliti
  4. Filing(menyimpan)                : 10,2% | Arsip
  5. Telephoning(menelpon)        : 8,8% | Komunikasi
  6. Duplicating (manggandakan): 6,4% | operasi atau mesin
  7. Mailing(mengirim surat)       : 5,5% | Korespodensi
  8. Other(lain-lain)                      : 12,7% | Tambahan lain
                                                             100%

Ø  Menurut versi indonesia mengelompokan tugas-tugas Administrator dapat dibagi menjadi :
  1. Korespodensi : Mengelola surat menyurat 1,2,3,4,7
  2. Penyetensilan : Mengadakan keterangan-keterangan meliputi 4,6
  3. Ekspedisi        : Mengirim surat-surat meliputi 5,7,4
B. Pengorganisasi Tugas Adminstrasi
                  Dapat dikelompokan menjadi 2 bagian :
  1. Asas Pementasan (Sentralisasi) Dengan asas ini semua kerja perkantoran dalam organisasi yg bersangkutan dibebankan dan dilaksanakan oleh sebuah satuan organisasi yg berdiri sendiri di samping satuan-satuan operatif.
  2. Asas pemacaran (Desentralisasi) Dalam asas ini masing-masing satuan organisasi di samping melaksanakan tugas utama juga melakukan tugas administrasi yang berhubungan dengan utamanya.
           Menejer                                                                                                            Produksi


Administrasi
          

            Pemasaran                                                                                                       Keuangan
Keterangan : Asas Pemutusan (Sentralisasi)    
                     Asas Pemencaran ( Desentralisasi)

                               Menejer                                                                                         Menejer

Keuangan            Administrator                                                       Keuangan          Administrasi

                              Gudang                                                                                            Gudang

                                  Sistem komunikasi administrasi

A.Pengertian sistem

               Suatu bagian yang memiliki keterkaitan dengan bagian lain yang tidak dapat dipisahkan.
     Pengertian komunikasi
               Suatu proses/kegiatan menyampaikan informasi, ide, atau gagasan dari suatu pihak kepihak  lain baik secara langsung maupun tdk langsung.
Jadi sistem komunikasi administrasi adalah suatu pola/jalur komunikasi antara bagian satu dengan bagian lain yang memiliki keterkaitan dalam suatu organisasi.

B. Komponen-komponen Komunikas

  1.  Komunikator : Orang yang menyampaikan informasi
  2.  Komunikaan : Orang yang menerima informasi
  3. Message         : Isi atau inti informasi di sampaikan 
  4. Medium         : Alat/peralatan untuk menyampaikan informasi
  5. Attitide          : Sikap yangmuncul pada saat menyampaikan informasi

C. Jenis-jenis kegiatan komunikasi

  1. Komunikasi Lisan : Komunikasi ini dpt di lakukan secara langsung dengan tatap muka dan bisa juga secara tidak langsung melalui alat komunikasi. 
  2. Komunikasi Tulisan: Komunikasi yang di lakukan dengan cara penyampaian informasi secara tertulis:- Manual (tulis tangan) dan - Elekronik
  3. Komunikasi Simbol : Komunikasi yang di lakukan melalui pembuatan tanda atau simbol-simbol tertentu yang dapat di pahami secara umum dan memiliki tujuan yang jelas.

D. Prinsip-prinsip komunikasi efektif

  1. Memiliki wawasan yang luas
  2. Luas dalam pergaulan
  3. Memiliki percaya tinggi yang tinggi 
  4. Mampu menguasai keadaan
  5. Terampil dalam menyusun dan menata bahasa komunikasi

                       Alur Administrasi Komunikasi

        Konsep alur komunikasi administrasi

  1. Alur komunikasi adalah sistem jaringan atau arah penyampaian komunikasi mengacu kepada struktur suatu organisasi dengan tujuan supaya penyampai penerimaan dapat terlaksana secara efektive dan efisien baik dari segi waktu maupun aspek personal.
  2. Jenis alur komunikasi 
  • Alur Pertikal yaitu alur komunikasi yang arahnya bergerak dari atas ke bawah/sebaliknya ,dan memiliki perbedaan antara bagian atas dan bawahnya yaitu :
  1. Komunikasi atas bersifat kewenangan, pemberian tugas, penerimaan laporan, pengawasan dan evaluasi / penilaian
  2. Komunikasi bawah bersifat bertanggung jawab, pelaporan, pelaksanaan, intruksi dan perbaikan.
  • Alur Horizontal yaitu komunikasi yang arah dan jalurnya berada pada jabatan yang sama satu posisi. 
 Sifat alur horizontal :
  1. Kordinasi : Proses komunikasi yang berhubungan dengan peranan yg saling mempebgaruhi dan melengkapi antar bagian.
  2. Akomodasi : Proses komunikasi yg berkait dengan kelengkapan antar bagian dan saling melengkapi.
  3. Birokrasi : Hubungan yang sifatnya mengikat antara bagian.

    3.  Bentuk komunikasi

A. Komunikasi Lisan terdiri dari 2 macam :

1. Komunikasi lisan secara langsung dengan tatapan muka yaitu komunikasi antara komunikator dan komunikan.
Aturan-aturan komunikasi secara langsung :
  • Ucapkan salam dan berikan sambutan yang hangat.
  • Berikan sapaan dalam bentuk tawaran  bantuan.
  • Tinggalkan sementara pekerjaan yang sedang di lakukan dan usahakan dalam keadaan berdiri.
  • Lakukan komunikasi secara sederhana jelas dan terarah.
  • Berikan pelayanan dengan baik.
  • Bertanya dan menjawab secara jelas sesuai dengan pokok permasalahan.
  • Akhir pembicaraan dengan mengesankan.
2. Komunikasi Lisan secara langsung melalui telepon 
 Aturan-aturan yang harus di perhatikan:
  •  Angkat telepon pada deringan pertama.
  • Ucapkan salam.
  • Perkenalan identitas instansi secara singkat.
  • Ucapkan sapaan dalam pemberian bantuan.
  • Hindari penggunaan sapaan bapak atau ibu kecuali jika sudah ada keyakinan dari jenis kelamin orang yang berbicara.
  • Lakukan komunikasi secara jelas, singkat, dan terarah.
  • Menggunakan suara yang lembut.
  • Akhiri percakapan setelah lawan bicara merasa cukup dalam berkomunikasi.
  • Akhiri dengan jawaban salam dan tutup telepon setelah telepon lawan bicara sudah mari.

B. Komunikasi Tulisan

        Komunikasi tulisan yaitu bentuk komunikasi yang dilakukan melalui tulisan yang dapat mewaliki suatu informasi.Bentuk komunikasi tulisan/
  1. Surat menyurat
  2. Laporan kegiatan
  3. Proyek proposal
  4. Jurnal

1. Surat menyurat

A. Pengertian surat(manual, elektik)
         Surat adalah bahan atau serta media yang di gunakan untuk menyampaikan informasi yang bersifat tertulis dan dapat dipahamidari satu pihak kepihak lain.
Diatara pertimbangan tersebut adalah:
  1. Materi bahasan yang cukup banyak
  2. Informasi yang bersifat pribadi
  3. Pihak yang dituju dengan jarak cukup jauh
  4. Bersifat kedinasan   
B. Tujuan komunikasi melalui surat
  1. Untuk menyampaikan informasi
  2. Mengefektifkan waktu dalam proses komunikasi
  3. Mempercepat alur komunikasi

2. Laporan kegiatan 

      Suatu dokumen yang bersifat tertulis yang disusun setelah melaksanakan suatu kegiatan untuk di jadikan sebagai bahan penilaian format laporan tidak memiliki bentukyang baku.Tetapi disesuaikan dengan jenis instansi bentuk kegiatan atau sifat organisasi secara umum laporan memuat berbagai hal tersebut :
  1. Judul laporan kegiatan
  2. Jenis dan nama instansi
  3. Tahun pembuatan
  4. Uraian tentang kegiatan secara menyeluruh

3. Proyek Proposal

              Proposal merupakan suatu alat atau media komunukasi dalam bentuk tertulis untuk mengajukan permohonan, perizinan, bantuan/acuan.
Bagian-bagian proposal adalah sebagai berikut :
  1. Halaman muka (cover):
  • Judul kegiatan 
  • Logo instansi/ perusahaan(apabila bibuat oleh sutu organisasi)
  • Disusun oleh (apabila dibuat oleh individu/kelompok)
  • Nama instansi/organisasi terkait
  • Tahun pembuatan/penyusan
     2.  Lembar pengesahan:
  •   Nama dan jabatan orang yang menyusun proposal dilengkapi tanda tangan.
  •   Mengesahkan oleh pejabat atau pimpinan yang ada kaitannya dengan kegiatan.
     3.  Daftar isi
     4.  Pembahasan :
  • Latar belakang
  • Dasar hukum
  • Nama dan tema kegiatan
  • Tempat dan waktu kegiatan 
  • Maksud dan tujuan 
  • Sasaran
  • Jenis kegiatan
     5. Susunan kepanitian
  •  Apabila kegiatan tersebut dilaksanakan oleh sekelompok orang. Jika dilakuka individu             hanya memuat identitas penyusun.      
      6. Rincian atau uraian dan jadwal kegiatan :
  • Nomor urut, waktu, pelaksanaan, jenis kegiatan, target penyelesaian, dan penanggung jawab.
     7. Anggaran pembiayaan :
  • Pemasukan dan pengeluaraan
     8. Penutup
  • Kesimpulan dan saran
     9. Dokumentasi yang berkaitan dengan kegiatan.