Jumat, 29 Desember 2017

LAPORAN KUNJUNGAN KE PENERBIT MIZAN



I.     PENDAHULUAN

A.  Latar Belakang Kunjungan

Lulusan Komunikasi dan Penyiaran Islam diharapkan untuk mampu menguasai semua bidang yang mencakup penyiaran baik informasi maupun berupa gagasan. Oleh karena itu, kami mahasiswa Komunikasi dan Penyiaran Islam dituntut untuk menghasilkan banyak karya tulisan yang dipublikasikan di industri penerbit.
Penerbit adalah sebuah perusahaan yang menjadi media untuk menggandakan (memperbanyak) dan menyebarluaskan (publikasi) karya tulis para pengarang kepada masyarakat luas. Merujuk pada pentingnya peran penerbit tersebut, maka kami melakukan tugas kunjungan ke PT. Mizan Pustaka yang diberikan pada mata kuliah Jurnalisme Dakwah.
Ada banyak gambaran keadaan lapangan yang kami dapatkan saat mengunjungi Penerbit Mizan. Kami berusaha untuk memberikan laporan umum tentang kunjungan kami di Penerbit Mizan. Dalam laporan ini juga dijelaskan kegiatan dari Penerbit Mizan khususnya pada bidang editor, mengingat pentingnya kegiatan tersebut dan diharapkan penyajian serta pembahasannya sesuai dengan yang diharapkan.

B.  Maksud dan Tujuan Kunjungan

Kunjungan ke penerbit pada dasarnya mempunyai tujuan yang sangat bermanfaat bagi para mahasiswa/i, adapun tujuan dari kunjungan ini adalah sebagai berikut:
1.    Memberikan kesempatan kepada para mahasiswa/i untuk mengetahui kondisi lapangan di penerbit.
2.    Meningkatkan dan memperluas proses penyerapan pendidikan di bidang manajemen industri penerbitan.
3.    Memperluas pengetahuan dan keterampilan dalam berkomunikasi secara luas dengan pihak lain di luar kampus.
Adapun tuujuan dan kegunaan dari laporan ini untuk memenuhi tugas mata kuliah Jurnalisme Dakwah serta sebagai salah satu bukti bahwa kami yang bersangkutan telah melakukan kunjungan ke penerbit dengan baik.

II. HASIL KUNJUNGAN

A.  Pelaksanaan Kegiatan

Kami mengadakan kunjungan ke PT. Mizan Pustaka yang beralamatkan di Jl. Cinambo No.135, Cisaranten Wetan, Cinambo, Kota Bandung, Jawa Barat 40293. Sedangkan waktu pelaksaan kunjungan pada hari Kamis, 14 Desember 2017 pukul 10:00 pagi sampai dengan selesai.

B.  Hasil Kunjungan

1.    Profil Singkat PT. Mizan Pustaka

Mizan Pustaka merupakan bagian dari Mizan Publika Group, salah satu penerbitan terbesar di Indonesia. Didirikan pada tahun 1983, publikasi awal terutama berupa buku terjemahan karya para pemikir terkemuka. Kini, Mizan Pustaka adalah penerbit yang berbasis luas dengan kekuatan dalam genre fiksi, kesehatan, buku bisnis, buku anak-anak, referensi, agama, dan non-fiksi populer.
Sebagai salah satu penerbit terkemuka di Indonesia, Mizan Pustaka membawa sejarah penerbitan yang membanggakan.Dari hanya tiga buku per bulan pada tahun-tahun pertamanya, Kelompok Mizan kini telah memproduksi total sekitar 600 buku per tahun dan berhasil menerbitkan banyak karya laris. Di dalam kelompok penerbitannya terdapat beberapa imprint dan lini seperti Qanita, Kaifa, Mizania, dan DAR! Mizan untuk buku anak dan remaja.
Mizan Pustaka memiliki reputasi dalam keunggulan kualitas produk serta komitmen pada pelayanan. Keahlian editorial kami, standar yang tinggi dalam desain dan nilai-nilai mendorong kami untuk bekerja keras memproduksi buku-buku terbaik. Berbagai buku yang diterbitkan oleh Mizan Pustaka telah secara teratur memenangkan penghargaan dari Asosiasi Penerbit Buku Indonesia. Banyak di antara karya penulis kami menempati daftar buku terlaris nasional dan penerima hadiah sastra besar di Indonesia.
Mizan Pustaka secara konsisten berada di garis depan dalam inovasi dan mengikuti perkembangan teknologi, Mizan Pustaka adalah penerbit Indonesia pertama yang menjadi mitra utama Google Book Search pada tahun 2008, dan sekarang siap untuk mendigitalkan konten dan produk sebagai e-book untuk memenuhi permintaan konsumen dan menghasilkan peluang bisnis tambahan.

2.   Sejarah

Mizan—dalam bahasa Arab berarti “seimbang”—didirikan pada tahun 1983 oleh tiga mahasiswa beserta dua senior mereka. Dimulai dengan hanya menerbitkan buku-buku terjemahan karya penulis terkemuka dari luar negeri, secara bertahap karakter Mizan menemukan bentuknya melalui penerbitan karya-karya keislaman yang mewakili berbagai sudut pandang, dan digarap secara serius dan modern. Dari hanya menerbitkan sekitar tiga puluh judul buku pada tahun pertamanya, kini Mizan telah berkembang menjadi Kelompok Mizan yang menerbitkan lebih dari 600 judul buku per tahunnya dan sukses menghasilkan karya-karya bestseller. Saat ini Kelompok Mizan bisa disebut sebagai salah satu kelompok penerbit yang paling terkemuka di Indonesia.
Kelompok Mizan terdiri dari beberapa lini: penerbitan, distribusi, percetakan dan new media. Di bawah lini penerbittan terdapat beberapa penerbit, yang juga memiliki beberapa imprint di bawahnya. Penerbit Mizan, misalnya, memiliki Qanita, Kaifa, Mizania, dan beberapa imprint lain. Penerbit DAR!Mizan mengkhususkan diri pada prodauk anak dan remaja, dan miliki imprint  seperti CAB serta seri-seri terkenal seperti Kecil-Kecil Punya Karya (KKPK), Fantasteen, PinkBerry Club, Cerita Balita, dan lain-lain. Penerbit Bentang bermarkas di Yogyakarta dikenal dengan buku-buku novel, traveling, sastra dan budaya, juga memiliki imprint sepert BFirst, BentangBelia, dan lain-lain. Penerbit Noura menerbitkan berbagai genre buku mulai dari agama, sastra indonesia, fiksi fantasi, hingga anak-anak. Sementara itu, Penerbit Al-Mizan mengkhusukan diri pada penerbitan buku-buku wacana yang ditulis dengan serius dan akademis. Lalu, Penebit PelangiMizan berkonsentrasi pada penerbitan buku-buku lux dan dijual secara paket.
Di lini distribusi, kelompok Mizan memiliki Mizan Media Utama (MMU) yang mendistribusikan buku-buku Mizan secara luas ke toko-toko buku di Indonesia. MMU juga mengelola toko buku online  mizanstore.com serta penjualan e-book lewat pelbagai platform. Sementara itu, Mandira Dian Semesta (MDS) menditribusikan buku-buku lux yang dikemas dalam paket-paket menarik. Saat ini MDS memiliki ribuan book advisor yang berhubungan langsung dengan konsumen, baik melalui jaringan online maupun offline.
Pada lini media baru (new media), didirikanlah Mizan Productions yang khusus memproduksi film dan acara televisi. Film-film yang sukses di antaranya adalahLaskar Pelangi, Sang Pemimpi, Edensor, Garuda di Dadaku, Emak Ingin Naik Haji, 3Hati 2Dunia 1Cinta (memenangkan tujuh Piala Citra), Perahu Kertas, Mencari Hilal,dan lain-lain. Selain itu, pada lini new media ini dibentuklah Mizan Application Publishers yang memproduksi aplikasi-aplikasi interaktif, terutama untuk anak dan keluarga. Sementara itu, MizanMobile ditugaskan untuk mengembangkan content yang bisa disebarluaskan melalui telco (perusahaan telekomunikasi) dan dikonsumsi melalui handphone.
Kelompok Mizan juga didukung oleh unit perusahaan percetakan yang modern dan berkualitas, yaitu Mizan Grafika Sarana (MGS).
Dengan unit-unit yang ada sekarang, dan yang akan dikembangkan di masa datang, Kelompok Mizan senantiasa berusaha melayani masyarakat dengan produk dan layanan yang mencerahkan, inspiratif, menghibur dan bermanfaat.

3.   Lini-Lini Mizan

a.    Percetakan (Mizan Grafika Sarana)
Awalnya, Mizan Grafika Sarana adalah divisi produksi Mizan yang dibentuk tahun 1992 sebagai bagian dari Mizan Pustaka. Divisi ini menangani proses produksi buku-buku untuk kegiatan penerbitan Mizan. Divisi ini tumbuh pesat sehingga akhirnya menjadi perusahaan mandiri pada tahun 1995, dengan nama Mizan Grafika Sarana.
Peningkatan kegiatan penerbitan Mizan memberikan dampak positif kepada Mizan Grafika Sarana berupa semakin meningkatnya pesanan pekerjaan hingga melebihi kapasitas. Oleh karena itu, pada 2004 PT Mizan Publika menanamkan investasi lebih besar berupa pembangunan pabrik baru seluas 2.500 m2 dan penambahan peralatan baru yang canggih.
Alamat   : Jl. Cinambo (Cisaranten Wetan) No. 141, Ujung Berung, Bandung.
Telp       : +62-22-783 4300-02; Faks.: +62-22-783 4299
E-mail    : mizangrafika@bdg.centrin.net.id

b.    Distribusi

1.    Mizan Media Utama (MMU)
Mizan Media Utama atau disingkat MMU adalah perusahaan distribusi kelompok Mizan yang berdiri pada 1999. MMU kini memiliki jaringan distribusi yang menjangkau hampir semua wilayah Indonesia, mulai Nanggaro Aceh Darussalam hingga Papua. Peningkatan kualitas, kecepatan, dan ketepatan layanan adalah proses yang terus menerus dilakukan di MMU untuk mengakomodasi tuntutan dari seluruh relasinya. MMU kini memiliki perwakilan tetap di beberapa kota besar seperti Medan, Pekanbaru, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surabaya, Makassar, dan Banjarmasin.
Alamat   : Jl. Cinambo (Cisaranten Wetan) No. 146, Ujung Berung, Bandung.
Phone    : +62-22-781 5500; Fax: +62-22-780 2288;
E-mail    : mizanmu@bdg.centrin.net.id

2.    Mandira Dian Semesta (MDS)
Mandira Dian Semesta (MDS), sebelumnya dikenal sebagai Mizan Direct Selling, didirikan bulan Mei 2002 sebagai sebuah perusahaan di bawah Mizan Grup yang ditugasi menangani aktivitas penjualan langsung. MDS membidik target pasar menengah ke atas dengan menawarkan buku-buku yang dikemas istimewa dan luks. Produk-produk ini tidak dijual di toko buku, tapi dipasarkan langsung kepada konsumen melalui layanan pintu-ke-pintu atau di pameran-pameran tertentu. Selain buku-buku produksi dalam negeri, MDS juga mendistribusikan buku-buku terbitan luar negeri.
Berkantor pusat di Bandung, MDS telah sukses memperluas jaringan distribusinya ke beberapa kota besar Indonesia seperti Jakarta ,Bandung, Surabaya, Jogjakarta, Makassar, Pekanbaru, Batam, dan Medan.
Pasar MDS mencakup perusahaan swasta dan BUMN, lembaga-lembaga pendidikan, serta rumah tangga.
Alamat   : Jl.Jakarta No 24, Kebonwaru Batununggal, Bandung 40272
Telp       : +62-22-7205033

c.    Media Baru

1.    Mizan Productions
Mizan Productions merupakan rumah produksi yang berdiri tahun 2008. Pada awalnya Mizan Productions hanya menggarap berbagai karya televisi yang bersifat edukatif antara lain Khazanah Religi Nusantara (Metro TV), program TV anak berjudul Asyiknya Ramadhan, Santrizone (Space Toon), serta beberapa home video untuk keluarga.
Bekerja sama dengan Miles Films, Mizan Productions kemudian memproduksi film Laskar Pelangi (2008) dan Sang Pemimpi (2009) yang diadaptasi dari novel best seller karya Andrea Hirata dengan sutradara Riri Riza. Laskar Pelangimeraih banyak prestasi dan penghargaan baik nasional maupun internasional dan memecahkan rekor pemegang rekor box office di Indonesia dengan lebih dari 5 juta penonton dalam kurun kurang dari 4 bulan.
Di tahun 2009 Mizan Productions bekerja sama dengan SBO Films memproduksi film Garuda di Dadaku yang disutradarai oleh Ifa Isfansyah. Selain mendapat penghargaan nasional maupun internasional, film ini berhasil masuk box office dengan jumlah penonton sebanyak 1,5 juta.
Mizan Productions telah berkembang menjadi salahj satu rumah produksi terkemuka di Indonesia, dengan film-film berikutnya, antara lain Emak Ingin Naik Haji,  3 Hati: Dua Dunia Satu Cinta (memenangkan tujuh Piala Citra pada Festival Film Indonesia 2010), Ambilkan Bulan, Edensor, Perahu Kertas, Rindu Purnama, Madre dan Sepatu Dahlan.
Alamat   : Gedung Ratu Prabu 1 Lt. 6
Jl. TB Simatuvang Kav. 20, Jakarta Selatan 12560
Phone    : (021) 78842005, Fax. 78842009
E-mail    : mizan.productions@gmail.com

d.   Mizan Store

Mizanstore.com adalah salah satu Online Store dari Mizan, yaitu salah satu unit bisnis Mizan Group yang konsen terhadap media online khususnya e-commerce.
Dengan tampilan yang lebih fresh dan baru dari website sebelumnya yaitu mizan.com, kini mizanstore.com menyuguhkan buku-buku mizan group yang selalu update disetiap minggunya. Buku-buku lama yang sudah tidak kita temukan di toko buku sekarang bisa dilayani dengan sistem Print on Demand. Kita juga bisa mendapatkan berbagai promo paket bundling, dan promo-promo lainnya dengan merchant yang menarik. Tak hanya itu, mizastore.com juga mendukung penulis yang ingin menerbitkan buku secara mandiri dengan menyediakan layanan Self Publishing
Melalui mizanStore.com, kita dapat melakukan pemesanan setiap hari selama 24jam nonstop dan kami menyediakan jasa pengiriman yang dapat menempuh daerah-daerah pelosok dari Sabang sampai Merauke bahkan pengiriman ke luar negeri juga. Khusus untuk customer wilayah jadetabek bisa menikmati layanan cash on delivery.
Alamat   : Jl. Joe no.11 Lenteng Agung – Jakarta Selatan 12610
Telp       : 021-7864547

e.    Mizan Applications Publisher

Mizan Applications Publisher atau MAP unit di bawah naungan Mizan grup yang fokus pada konten digital edukasi untuk keluarga Muslim. Konten-konten tersebut tersedia dalam bentuk mobile applications, Augmented Reality applications,games, dan interactive apps book yang dapat didistribusikan di online apps store seperti iOs Appstore dan google play, juga melalui jalur direct selling.
MAP merupakan pioner dalam memberikan eksperimen baru membaca buku dengan menggunakan teknologi Augmented reality. Teknologi Augmented Reality yang lebih dikenal dengan sebutan AR merupakan teknologi yang memproyeksikan gambar-gambar yang ada dalam buku, kartu, poster, dll menjadi objek 3d atau suara sehingga buku menjadi lebih hidup dan interaktif dengan bantuan aplikasi yang diinstall dalam gadget. Produk AR yang kami tawarkan yaitu AR Halo Balitapada buku Halo Balita yang diterbitkan Pelangi Mizan, AR EBM pada buku Ensiklopedi Bocah Muslim yang diterbitkan Pelangi Mizan, AR Funtastic Learning pada boardgame paket FUNtastic Learning yang diterbitkan Noura, dan AR Coloring yang memberikan pengalaman baru dalam mewarnai. Aplikasi ini sudah diunduh oleh ribuan pengguna dan terus bertambah.
Ada juga produk lain yang ditawarkan yaitu Hafizh, tools yang dapat digunakan untuk menghafal Quran. KKPK writing tools, aplikasi untuk membuat cerpen dan puisi untuk para penulis cilik. Seri aplikasi Learn Islam, yang membuat belajar lebih menyenangkan. Dan interactive apps book, yang memberikan pengalaman membaca yang lebih menyenangkan.
MAP berkomitmen untuk membangun budaya literasi termasuk digital literasi dengan memberikan pengalaman baru dalam mambaca dan menikmati konten. Sehingga pengguna produk MAP akan merasakan proses belajar yang lebih menyenangkan.
Alamat     : Jl. Cinambo (Cisaranten Wetan) No. 135-137, Ujung Berung.
Telp          : 082819036103
E-mail      : map@mizan.com
Website    : www.mizanapps.com
Twitter     : @mizanapps
Facebook : Mizan MAP

f.     Mizan Mobile

Mizan Mobile  adalah perusahaan yang berada di bawah naungan Mizan Group. Kami fokus pada pendistribusian media digital yang dapat diakses melalui gadget Anda. Produk yang kami tawarkan berupa social media, games, dan ebook browser yang dapat nikmati baik di PC, tablet, smartphone, dan gadget lain yang mendukung.
Alamat   : Jl. Anggrek 7C RT 007/007, Kebagusan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan 12520
E-mail    : info@mizanmobile.com
Telp       : +6221 78833318

4.    Kriteria dan Pengajuan Naskah

a.    Kriteria Pengajuan Naskah Nonfiksi (Per 1 Januari 2012)
1.    Isi naskah dapat dipertanggungjawabkan secara keilmuan.
2.    Naskah ditulis secara logis dan sistematis dan karya asli.
3.    Belum pernah dipublikasikan penerbit lain.
4.    Memiliki rujukan yang jelas.
5.    Memiliki orisinalitas atau kebaruan.
6.    Memiliki peluang pasar (marketabilitas) yang bagus.
7.    Tulisan utuh/padu (monograf), bukan kumpulan tulisan.
8.    Bukan karya ilmiah (skripsi, tesis, disertasi).

b.    Kriteria Pengajuan Naskah Novel (Per 1 Januari 2012)
1.    Naskah harus karya asli.
2.    Belum pernah dipublikasikan penerbit lain.
3.    Memiliki cerita yang unik dan tidak klise.
4.    Naskah ditulis dengan rapi (logis dan sistematis).
5.    Memiliki peluang pasar (marketabilitas) yang bagus.
6.    Tulisan utuh/padu (monograf), bukan kumpulan tulisan.
7.    Tidak menimbulkan kontroversi, terutama berhubungan dengan moral dan agama.
8.    Sertakan Sinopsis.

c.    Prosedur Pengajuan Naskah (Jika naskah telah memenuhi kriteria tersebut di atas)
1.    Surat pengantar.
2.    CV (Daftar Riwayat Hidup) dengan alamat lengkap nomor telepon yang dapat dihubungi.
3.    Naskah: 1) Keseluruhan isi naskah, 2) Berupa fotokopi (bukan asli/master), hard-copy atau print-out (redaksi belum melayani naskah via email jikapun ya redaksi lebih    mendahulukan utk mengevaluasi naskah yg dikirim dalam bentuk hardcopy), diketik komputer (bukan ketikan mesin tik manual).
    Kirim ke: Redaksi Penerbit Mizan
-        U.p. Bpk. Andityas Prabantoro, redaksi tidak menerima naskah PUISI (untuk naskah bertema keislaman dan dewasa (umum).
-        U.p. Bpk. Benny Rhamdani (untuk naskah bertema umum (remaja), novel, cerpen, remaja, anak) persyaratan tambahan untuk naskah remaja dan anak: panjang naskah minimal 70 hal, maksimal 150 halaman, spasi satu, font times new roman 12pt, A4.


III.   ANALISIS SWOT

A.  Strengths

Penerbit mempunyai background islami dan tidak mempunyai idealisme yang spesifik (universal) sehingga memungkinkan bagi Penerbit Noura Books untuk mendapatkan profit tanpa harus mengenyampingkan background dan idealisme.

B.  Weaknesses

Kurangnya bantuan dan perhatian dari pemerintah secara langsung sehingga dalam pengembangan penerbit sulit. Dan juga masih besarnya pemungutan pajak terhadap promosi dan publikasi.

C.  Opportunities

1.    Minat baca masyarakat yang tengah berkembang.
2.    Membaca buku sebagai salah satu gaya hidup yang tengah populer di kalangan masyarakat madani.
3.    Program pemerintah dalam membudayakan minat baca.
4.    Semakin berkembangnya perpustakaan di Indonesia.


D.  Threats

1.    Banyaknya plagiarism.
2.    Munculnya penerbit-penerbit baru.
3.    Maraknya pembuatan buku versi elektronik tanpa izin penerbit, walaupun Mizan sendiri menjual ebook yang resmi dijual di official store Mizan.

IV.   PENUTUP

Demikianlah laporan kunjungan ke Penerbit PT. Mizan Pustaka. Semoga laporan ini bermanfaat bagi semua pihak. Kritik dan saran yang membangun dari pembaca sangat saya harapkan.

REFERENSI:
Hamdani, Fadhilatul. Diktat Manajemen Industri Penerbitan. Jakarta : UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Fakultas Adab dan Humaniora, Jurusan Ilmu Perpustakaan, 2013.
Saepudin, Didin. Bahasa Indonesia Untuk Mahasiswa. Jakarta, 2012.

Sabtu, 23 Desember 2017

PORTOFOLIO PERKULIAHAN JURNALISME DAKWAH

Nama saya Muhamad Maulana Yusuf, mahasiswa fakultas Dakwah dan Komunikasi di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati Bandung. Saat ini saya sedang memasuki tingkat dua atau semester tiga di kelas C pada jurusan Komunikasi dan Penyiaran Islam dengan Nomor Induk Mahasiswa 1164020103.

Berbicara semester tiga saat ini, saya dan teman-teman satu angkatan di jurusan yang sama akan dihadapkan dengan salah satu mata kuliah dengan bobot sks sebanyak 2 sks, yaitu mata kuliah Jurnalisme Dakwah. Jurnalisme dakwah merupakan mata kuliah yang berbobot praktek yang diampu oleh Bapak Dr. Uwes Fatoni, M. Ag.

Posisi Jurnalisme Dakwah di kajian Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) termasuk pada ranah kitabah, karena fokusnya pada kegiatan tulis menulis. sehingga urgensinya bagi saya tentunya adalah mencakup pengetahuan tentang dunia jurnalistik bidang kepenulisan, kiat-kiat menulis opini agar bisa dimuat media, bahkan membiasakan diri untuk produktif menulis apapun itu. Mata kuliah ini sangat bermanfaat bagi saya di masa depan, dengan keterampilan yang terus diasah setiap minggunya akan membuat kita terbiasa menulis. berawal dari tidak bisa, dengan terbiasa akan menjadi bisa dan menjadi sebuah kebutuhan. Tentunya sangat menunjang karier kita di masa depan, dengan karya yang dihasilkan mampu menjadikan kita sebagai seseorang yang memiliki kredibilitas tinggi dan mampu memenuhi klasifikasi pada media yang ada. 

Praktek pada mata kuliah ini lebih diorientasikan pada masjid jami’, dimana setiap mahasiswa di awal perkuliahan ditugaskan untuk menentukan satu masjid di wilayah sekitar kampus seperti masjid daerah Cibiru, Ujung Berung, Cinambo, atau masjid di luar wilayah kampus seperti masjid raya atau masjid agung. Di masjid pilihannya itulah mahasiswa akan diberikan tugas mingguan seperti liputan seputar kegiatan masjid yang nantinya akan dibuat berita mingguan, atau feature, cerpen, meme/poster, dan juga video blog (vlog) yang memang diorientasikan pada masjid. Selain itu juga, setiap minggunya mahasiswa dituntut untuk mengirimkan opininya ke media, seperti: Kompas, Republika, Media Indonesia, dan Sindo.

Dalam pengembangan mata kuliah Jurnalisme Dakwah ini, digunakan tiga metode pengembangan, diantaranya:

1.  Istinbath, yaitu mengembangkan Ilmu Dakwah berdasarkan al-Quran dan Hadist.
2.  Iqtibash, yaitu mengembangkan Ilmu Dakwah dengan memanfaatkan teori-teori yang sudah ada.
3.  Istiqra, yaitu mengembangkan Ilmu Dakwah dengan cara meneliti.

Adapun materi yang saya dapatkan dari perkuliahan Jurnalisme Dakwah ini antara lain:

1. Ayat-ayat jurnalistik, berisi tujuh ayat tentang tugas seorang jurnalis, empat ayat yang membahas larangan untuk para jurnalis, dan enam ayat tentang media jurnalistik. Ayat-ayat tersebut akan dibacakan dan dihafalkan di awal perkuliahan setiap minggunya. Ini yang menjadi kesulitan saya, dimana tantangannya adalah saya harus bisa mengatasi hafalan yang lemah dengan setiap minggunya menghafal ayat.

2. Teknik menulis dan pengiriman opini dakwah, seperti disebutkan diatas bahwa opini ini dikirimkan setiap minggunya ke media yang berbeda. Dosen meminta kosma untuk membentuk 5 kelompok yang setiap minggu kelompok tersebut mengirimkan opininya sesuai dengan tugas dan media mana yang menjadi gilirannya.

3. Berita masjid, inipun materi yang menurut saya sulit dan memiliki banyak kendala. Salah satu kendalanya adalah dalam pemilihan masjid dimana bisa menjadi bahan ‘perpecahan’ antarmahasiswa satu angkatan yang jumlahnya lebih dari 170 orang, itu artinya apabila setiap orang memilih masjid yang berbeda dengan yang lainnya, maka ada 170 masjid yang diperebutkan dan dipilih mahasiswa. Sayapun demikian, memilih masjid di dekat kostan agar dirasa memudahkan dalam proses liputan nanti, namun ternyata masjid yang saya pilih tersebut sudah diinput terlebih dahulu oleh teman saya dari kelas lain yang otomatis tidak bisa saya pilih lagi, dan secara otomatis pula saya harus mencari masjid lain yang letaknya jauh dari kostan dan memerlukan kendaraan untuk bisa sampai ke lokasi setiap akan liputan masjid.

4. Bahasa jurnalistik, pada materi ini tidak banyak yang saya mengerti karena semuanya masih baru saya dapatkan selama tiga semester di mata kuliah ini.

5. Dakwah audio-visual, salah satu materi yang menjadi favorit saya. Karena tugas ini berisi konten ceramah ustadz di masjid yang dipilih untuk nantinya dibuatkan video ilustrasi dan subtitle berdurasi satu menit. Untuk mengangkat nama ustadz-nya, kami ditugaskan untuk mem-posting video tersebut ke akun media sosial kami. Selain konten ceramah ustadz, kami juga diminta untuk membuat konten sendiri yang berisi pesan dakwah dengan ketentuan yang sama.

6. Penulisan cerpen dakwah, ini menjadi materi terakhir yang diberikan oleh dosen pada mata kuliah Jurnalisme dakwah. Cerpen yang dibuat kemudian dijadikan buku kumpulan/ontology cerpen dengan dibentuk kelompok. Buku yang sudah dicetak oleh mahasiswa kemudian diajukan ke penerbit Mizan pada saat kunjungan dengan harapan diterima dan penerbit bersedia menerbitkan karya mahasiswa KPI ini.

Berdasarkan proses perkuliahan diatas, banyak sekali kesan dan pesan, suka maupun duka yang saya alami selama perkuliahan Jurnalisme Dakwah dengan Bapak Uwes ini. Banyak sekali kesan yang saya dapatkan dari mata kuliah ini, mulai dari pendisiplinan mengerjakan tugas yang harus tepat pada waktu yang ditetapkan (deadline). Deadline tugas yang setiap minggunya tiada henti selama perkuliahan mengajarkan kami akan pentingnya waktu, terutama untuk calon jurnalis seperti kami nantinya.

Pesan untuk dosen mata kuliah Jurnalisme Dakwah, bapak Uwes Fatoni yang saya hormati nantinya semoga tetap menjadi pengajar dan pembimbing yang banyak mengajarkan tentang bagaimana seharusnya menjadi seorang jurnalis muslim itu. Untuk calon-calon “penikmat” jurnalisme dakwah, para adik tingkat KPI nantinya. Semoga kalian bisa mengikuti perkuliahan ini dengan baik, saya yakin apabila teman-teman mengikuti semua alur perkuliahan, mengikuti semua instruksi dari dosen, kalian akan dapat merasakan hasil baiknya di kemudian hari. Karena akan banyak karya teman-teman yang dihasilkan dari perkuliahan ini. Diakhir portopolio berikut saya lampirkan beberapa hasil karya “paksa” dari perkuliahan Jurnalisme Dakwah ini. Kenapa saya sebut karya paksa dengan kutip? Karena paksa yang diberikan dosen kepada mahasiswanya di perkuliahan ini akan berdampak baik dengan menghasilkan karya-karya yang mungkin apabila tidak dipaksa tidak akan ada hasil yang didapat.

Kumpulan Cerpen: Dunia Selasar Masjid